Skip to main content

Posts

Featured

Luh, jika kamu tak dilahirkan… Korpus Uterus-Sasti Gotama.

  Photo by DJOUNEY.MY.ID Selasa 3, Februari 2026. !Spoiler, tulisan ini mengandung spoiler! Petikan Cerita Surabaya, 1966 Ketika Luh lahir, Kalimah tak mengejan, tak mengernyit kesakitan, tak tersenyum, tak tertawa, tak menangis hru, tak melakukan apa pun yang membuat hatinya berdebur karena dia tahu dirinya hanya sulur kacang panjang yang bertumbuh membelit bilah bambu bernama kehidupan; tanpa rasa, tanpa perasaan. Tubuh dan jiwanya kebas. Dia berbaring telentang, menatap laba-laba di kuda-kuda atap yang berusaha mengayunkan tubuh ke seberang dengan selarik benang kelabu tipis yang terulur dari pantatnya. Lalu, ketika Kalimah terbatuk kecil, meluncurlah Luh, semerah bayi tikus, diselubungi lemak putih, yang langsung ditangkap oleh Mak Tin.” Perkenalanku dengan Luh atau Panuluh .  Membuatku ingin berkata “Luh… Luh…. Aku seperti ingin berteriak dan menyelamatkanmu dari dinginnya hidupmu, dari nestapa yang menghantuimu sedari kecil. Ibumu, oh ibumu… Wanita tersakiti yang tak tah...

Latest Posts

Perjalanan Persahabatan, Intrik Dan Oxford abad 18|Babel-R.F Kuang